Islam dan Kelemahlembutan


Kelemahlembutan

Rasulullah menganjurkan kepada setiap muslim untuk selalu mengedepankan sikap lemah lembut, terlebih kepada anak-anak. Dalam satu haditsnya beliau bersabda:

Artinya:

Sesungguhnya tidaklah kelemahlembutan ada pada sesuatu, melainkan ia akan menghiasinya, dan tidaklah kelemahlembutan tercabut dari sesuatu, kecuali akan menodainya (HR Muslim).

Juga sabda beliau yang lain:

Artinya:

Barang siapa yang diharamkan kelemahlembutan baginya, berarti ia telah diharamkan dari kebaikan (HR Muslim)

Beliau juga bersabda:

Artinya:

Barang siapa dianugerahi watak lemah lembut, sungguh berarti ia telah dianugerahi kebaikan dunia dan akhirat (HR Ahmad dalam Al Musnad 6/159, lihat juga Sunan At Tirmidzi hadits no 2013)

Hukuman yang terlarang

Memukul muka

Sabda Rasulullah :

ﺇﺫﺍﻗﹷﺘﹷﻞﹶ ﺃﺣﹷﺪﹸﻛﹹﻢﹾﻓﹷﻠﹿﻴﹷﺠﹿﺘﹷﻨﹻﺐﹺﺍﻟﹿﻮﹶﺟﹿﻪﹶ

Artinya:

Jika salah seorang diantara kalian berperang, maka hindarilah memukul wajah (HR Muslim)

ﺇﺫﺍﺿﹷﺮﹶﺏﹶ ﺃﺣﹷﺪﹸﻛﹹﻢﹾﺧﹷﺎﺩﹺﻣﹷﺔﹸﻓﹷﻠﹿﻴﹷﺘﹽﹷﻖﹺﺍﻟﹿﻮﹶﺟﹿﻪﹶ

Artinya:

Apabila salah seseorang diantara kalian memukul pelayannya, maka janganlah memukul wajahnya (Hadits hasan Shahihul Jami’ 187)

Kekerasan yang berlebihan

Sabda Nabi :

Artinya:

Bukanlah orang yang kuat itu adalah orang yang menang dalam bergulat, akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu menguasai dirinya ketika marah (Muttafaqun Alaih)

Marah besar

Artinya:

Jika salah seseorang diantara kalian marah, kemudian ia mengucapkan aku berlindung kepada Allah, niscaya kemarahannya akan reda (Sahihul Jami’ hadits 707)

Memukul ketika marah

Artinya:

Abu Mas’ud bercerita: Pernah ketika aku memukul budak saya dengan cemeti, aku mendengar suara dari belakan yang berkata: “Ketahuilah wahai Abu Mas’ud”, namun aku tidak mengenali suara tersebut karena sedang marah. Kemudian Abu Mas’ud melanjutkan perkataannya, ketika orang tersebut mendekat ternyata Rasulullah, beliau bersabda lagi: “Ketahuilah hai Abu Mas’ud, ketahuilah hai Abu Mas’ud”. Abu Mas’ud berkata lagi “Maka kulepaskan cemetiku”. Lantas Nabi bersabda :Ketahuilah hai Abu Mas’ud, sesungguhnuya Allah lebih berkuasa untuk berbuat demikian atas dirimu daripada apa yang engkau perbuat atas budak ini” Maka aku menjawab “Aku tidak akan memukul seorang budak pun setelah ini selama-lamanya”. (HR Muslim 1659)

Berkata buruk

Rasulullah bersabda:

Artinya:

Dan barang siapa yang mencontohkan contoh kejelekan dalam Islam, maka ia akan menanggung dosa nya dan dosa orang-orang yang meniru perbuatannya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun. (HR Muslim)

Wallahu A’lam bishowab, mohon dikoreksi apabila terdapat kesalahan. Mohon dicrosscek pada sumber yang dijadikan rujukan. Apabila terdapat kesalahan, semoga ﷲ mengampuni.

Sumber Majalah As-Sunnah edisi 05/VII/1424H/2003M Hal 52-55

About abunajiyah
A Programmer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: