Terapi Wicara


Anak saya ketika hampir menginjak usia 3 tahunan masih belum lancar bicara. Berbeda dengan anak-anak lain seusianya, pada umumnya mereka sudah lancar bicara. Kami sudah memberikan terapi dengan mengajaknya berdialog, mengajarinya mengucap kata-kata, menstimulasi lidah, akan tetapi hasil yang diperoleh tidak signifikan.
Pada suatu saat di Tapas (Taman Pendidikan Anak Sholeh/Taman Pengasuhan Anak Sholeh) tempatnya belajar, ibunya membelikan mainan gelembung yang ditiup. Dia senang sekali dengan mainan itu. Sehingga sering membelinya. Sejak saat itu perkembangan kemampuan bicaranya meningkat signifikan.
Sejak saat itu kami berusaha memberikan permainan serupa kepadanya, dari tiup gelembung, tiup lilin, hingga tiup bola yang digelindingkan.
Di usianya ke 3 tahun anak saya sangat ‘ramai’. Dia sudah suka mengoceh dan menirukan apa-apa yang diucapkan oleh orang lain secara spontan.

About abunajiyah
A Programmer

One Response to Terapi Wicara

  1. abdurrohman says:

    hehehehe keponakan q lucu bgt ya!!! tapi ntar yang fazah gmn??? apa kayak mba’ny!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: