Terror USA

Penyerangan brutal USA terhadap negara 2 lain adalah bentuk terror yang tidak bisa di tolerir.

911

Wow, this is 911!!, a decade after the tragedy. And I still dont believe in what they accuse to Alqaeda about the event

Larangan bunuh diri

وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu sungguh Allah maha penyayang kepadamu”. (QS. An-Nisa`: 29)

من قتل نفسه بحديدة فحديدته في يده يتوجأ بها في بطنه في نار جهنم خالدا مخلدا فيها أبدا ومن شرب سما فقتل نفسه فهو يتحساه في نار جهنم خالدا مخلدا فيها أبدا ومن تردى من جبل فقتل نفسه فهو يتردى في نار جهنم خالدا مخلدا فيها أبدا

“Barang siapa yang membunuh dirinya dengan sepotong besi, maka besinya itu akan berada ditangannya. Dia akan menikam perutnya dengan pisau itu didalam neraka dalam keadaan kekal didalamnya selama-lamanya. Barang siapa yang menenggak racun, lalu ia membunuh dirinya dengan racun itu, maka ia akan meminumnya sedikit-demi sedikit dalam neraka Jahannam dalam keadaan kekal di dalamnya selama-lamanya. Barang siapa yang menghempaskan dirinya dari gunung sehingga dia membunuh dirinya, maka dia akan terhempas dalam neraka dalam keadaan kekal di dalamnya selama-selamanya.” [Muslim dalam Shohih-nya (109)]

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja Maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. (QS. An-Nisa`: 93)

لَزَوَالُ لدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ

“Sungguh hancurnya dunia ini lebih ringan di sisi Allah daripada membunuh (jiwa) seorang muslim”. [HR. At-Tirmizy dalam As-Sunan (1399), An-Nasa’iy dalam As-Sunan (7/82), Al-Bazzar dalam Al-Musnad (2393), dan lain-lain. Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albany dalam Ghoyatul Maram (4390)]

يَا عِبَادِيْ إِنِّيْ حَرَّمْتُ الظُلْمَ عَلَى نَفْسِيْ وَجَعَلْتُهُ بيَنْكَمُْ مُحَرَّمًا فَلاَ تَظَالَمُوْا

“Wahai segenap hamba-hamba-Ku, sesungguhnya aku telah mengharamkan perbuatan zholim atas diri-Ku dan Aku telah menjadikan hal tersebut sebagai perkara yang haram antara sesama kalian, maka janganlah kalian saling menzholimi”. [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2577) dari Abu Dzar -radhiyallahu ‘anhu-)

sumber:
almakassari

Islam dan Kelemahlembutan

Kelemahlembutan

Rasulullah menganjurkan kepada setiap muslim untuk selalu mengedepankan sikap lemah lembut, terlebih kepada anak-anak. Dalam satu haditsnya beliau bersabda:

Artinya:

Sesungguhnya tidaklah kelemahlembutan ada pada sesuatu, melainkan ia akan menghiasinya, dan tidaklah kelemahlembutan tercabut dari sesuatu, kecuali akan menodainya (HR Muslim).

Juga sabda beliau yang lain:

Artinya:

Barang siapa yang diharamkan kelemahlembutan baginya, berarti ia telah diharamkan dari kebaikan (HR Muslim)

Beliau juga bersabda:

Artinya:

Barang siapa dianugerahi watak lemah lembut, sungguh berarti ia telah dianugerahi kebaikan dunia dan akhirat (HR Ahmad dalam Al Musnad 6/159, lihat juga Sunan At Tirmidzi hadits no 2013)

Hukuman yang terlarang

Memukul muka

Sabda Rasulullah :

ﺇﺫﺍﻗﹷﺘﹷﻞﹶ ﺃﺣﹷﺪﹸﻛﹹﻢﹾﻓﹷﻠﹿﻴﹷﺠﹿﺘﹷﻨﹻﺐﹺﺍﻟﹿﻮﹶﺟﹿﻪﹶ

Artinya:

Jika salah seorang diantara kalian berperang, maka hindarilah memukul wajah (HR Muslim)

ﺇﺫﺍﺿﹷﺮﹶﺏﹶ ﺃﺣﹷﺪﹸﻛﹹﻢﹾﺧﹷﺎﺩﹺﻣﹷﺔﹸﻓﹷﻠﹿﻴﹷﺘﹽﹷﻖﹺﺍﻟﹿﻮﹶﺟﹿﻪﹶ

Artinya:

Apabila salah seseorang diantara kalian memukul pelayannya, maka janganlah memukul wajahnya (Hadits hasan Shahihul Jami’ 187)

Kekerasan yang berlebihan

Sabda Nabi :

Artinya:

Bukanlah orang yang kuat itu adalah orang yang menang dalam bergulat, akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu menguasai dirinya ketika marah (Muttafaqun Alaih)

Marah besar

Artinya:

Jika salah seseorang diantara kalian marah, kemudian ia mengucapkan aku berlindung kepada Allah, niscaya kemarahannya akan reda (Sahihul Jami’ hadits 707)

Memukul ketika marah

Artinya:

Abu Mas’ud bercerita: Pernah ketika aku memukul budak saya dengan cemeti, aku mendengar suara dari belakan yang berkata: “Ketahuilah wahai Abu Mas’ud”, namun aku tidak mengenali suara tersebut karena sedang marah. Kemudian Abu Mas’ud melanjutkan perkataannya, ketika orang tersebut mendekat ternyata Rasulullah, beliau bersabda lagi: “Ketahuilah hai Abu Mas’ud, ketahuilah hai Abu Mas’ud”. Abu Mas’ud berkata lagi “Maka kulepaskan cemetiku”. Lantas Nabi bersabda :Ketahuilah hai Abu Mas’ud, sesungguhnuya Allah lebih berkuasa untuk berbuat demikian atas dirimu daripada apa yang engkau perbuat atas budak ini” Maka aku menjawab “Aku tidak akan memukul seorang budak pun setelah ini selama-lamanya”. (HR Muslim 1659)

Berkata buruk

Rasulullah bersabda:

Artinya:

Dan barang siapa yang mencontohkan contoh kejelekan dalam Islam, maka ia akan menanggung dosa nya dan dosa orang-orang yang meniru perbuatannya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun. (HR Muslim)

Wallahu A’lam bishowab, mohon dikoreksi apabila terdapat kesalahan. Mohon dicrosscek pada sumber yang dijadikan rujukan. Apabila terdapat kesalahan, semoga ﷲ mengampuni.

Sumber Majalah As-Sunnah edisi 05/VII/1424H/2003M Hal 52-55

Pelecehan

Pelecehan

Hari ini, 9 April 2011, istriku mengalami pelecehan di angkutan umum, yaitu dikatai “Amrozi”. Begini ceritanya: Di dalam angkutan terdapat 3 penumpang, istriku dan sepasang laki-laki perempuan. Istriku mengenakan kerudung panjang berwarna hitam, dengan baju terusan juga berwarna hitam. Si laki-laki terlihat lusuh. Si perempuan berwajah oriental, berkulit putih, wajah tirus. Kemungkinanan keduanya adalah pasangan suami istri. Keduanya tertidur di dalam angkutan. Sampai di pertigaan setelah rumah sakit sidoarjo, keduanya terbangun, dan ternyata angkutan tidak melewati jalur yang hendak mereka tuju, bahkan tempat seharusnya berhenti pun sudah terlewati. Mereka hendak ke arah Rumah Sakit Siti Hajar, sedangkan angkutan tidak melalui jalan tersebut. Si penumpang perempuan protes kepada pak sopir angkutan. Sopir angkutan bilang bahwa angkutan tersebut memang tidak melewati Rumah Sakit Siti Hajar. Istri saya bilang kepada ibu tersebut bahwa angkutan ini ada dua macam, ada yang lewat RS Siti Hajar, dan ada yang tidak, opsional, mestinya ditanyakan dulu waktu naik.
Singkat kata ibu tersebut marah-marah kepada sopir angkutan.terjadi perdebatan, si penumpang perempuan membentak pak supir di bilang salah tapi gak mau ngaku Istriku bilang kepada pak sopir angutan biar sabar, malah kena semprot juga. Begini katanya :”Apa kamu lihat-lihat, Amrozi kamu tak pecok(bacok) kamu nanti, gak usah ikut urusan orang lain”
Dibilangi begitu istriku langsung membuang muka dan istighfar kok ada orang macam gitu dari awal dah keliatan gak beres , kepada suaminya sendiri ibu itu bilang mukanya kayak asu (anjing), istriku pindah tempat ke bangku depan, daripada terpancing emosi, walaupun kalau di ukur dari segi fisik istriku lebih menang.
Yang saya sorot disini adalah pandangan pukul rata terhadap golongan tertentu dalam masyarakat. Dalam hal ini, penampilan islami, dikatakan Amrozi. Hal ini adalah bentuk pelecehan, karena menyamakan kaum muslimin dengan identitas muslimnya dengan pelaku (ma’af) terror (terlepas dari permasalahan ideologi yang dianut oleh mendiang Amrozi, masyarakat mengenal nya karena permasalahan ini).

Website Penghasut

Berhati-hatilah terhadap website berikut (atau yang semacamnya) karena website2 berikut ini berisi hasutan terhadap ummat Islam:

  • Indonesia.faithfreedom.org
  • Beritamuslim.wordpress.com

Berisi kebencian dan fitnah terhadap agama Islam. Mereka mengharapkan kemarahan ummat Islam. Mengajak pada kemurtadan.
Semoga Allah Azza Wa Jalla melindungi orang-orang beriman dari godaan Syaithan yang terkutuk.

Terrorisme tidak dibenarkan

Agama Islam yang mulia tidak menghendaki terrorisme. Pembunuhan membabi buta terhadap manusia tanpa alasan yang benar. Oleh karena itu peledakan bom terhadap orang-orang sipil tidak dibenarkan dalam kondisi tidak terjadi perang, termasuk juga pembajakan pesawat, sabotase dan lain semacamnya. Hal ini disebabkan karena orang-orang tersebut belum tentu orang-orang yang memusuhi dan pelaku penyerangan terhadap Islam dan pemeluknya.

Allah Azza Wa Jalla Maha Adil, tidak membebankan dosa seseorang kepada orang yang lain

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ وَإِن تَدْعُ مُثْقَلَةٌ إِلَىٰ حِمْلِهَا لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَيْءٌ وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ إِنَّمَا تُنذِرُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِالْغَيْبِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَمَن تَزَكَّىٰ فَإِنَّمَا يَتَزَكَّىٰ لِنَفْسِهِ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ
Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allahlah kembali(mu).(Al Fathir : 18)

Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan kepada orang-orang beriman untuk berbuat adil, sebagaimana nukilan ayat berikut:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Al Maidah : 8)

Bomb (again)

Bomb terror happened again in this country (Jakarta, March 18th 2011). Several people injured, one of the victim lost his hand while trying to defusing the bomb. Who are the perpetrators of all this ? Do’nt they realize that Allah has spoken:

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ

and when it is said unto them: do not make mischief over the earth. They said: we are the people who made the repair(Al Baqarah : 11)
أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلٰكِن لَّا يَشْعُرُونَ

Indeed they are the ones who make mischief, but they are not aware (Al Baqarah : 12)

Or they are people who are blind and deaf to the verses of Allah ?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.