Menyalin isi halaman ke komputer lokal dengan WebHTTrack

Awalnya mau mengunduh buku-buku untuk koleksi Maktabah Elkirtasse di https://sites.google.com/site/kirtase/downbook/allbooks , ternyata dalam satu halaman terdapat banyak sekali tautan yang harus diunduh. Tentu ribet kalau mengunduh satu persatu. Alhamdulillah urusan ini dimudahkan. Pengguna Linux dapat menggunakan aplikasi WebHTTrack Website Copier. Aplikasi ini mudah digunakan. Dia mendeteksi semua tautan yang ada di halaman, kemudian mengunduhkannya untuk anda. Anda tinggal menyediakan space yang besar dan koneksi Internet yang kencang, dan melakukan aktivitas lainnya.HTTrack

Security Context Redhat

Setelah menyalin data dari remote server, ternyata file yang telah didapatkan tidak dapat diakses dari halaman web. Padahal file lain yang dibuat belakangan dapat diakses oleh klien web. Hal ini aneh karena properti permisi file telah diatur sama yaitu 544. Namun perbedaan itu ditampilkan setelah properti security context file juga ditampilkan.

[root@gedhang-ghoreng ~]# ls -alZ

drwxr-xr-x root root root:object_r:httpd_sys_content_t .

drwxr-xr-x root root system_u:object_r:httpd_sys_content_t ..

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t coba.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t crossdomain.xml

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t download_offline_doc.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t download_offline_docx.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t download_online_doc.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t download_online_docx.php

drwxr-xr-x root root root:object_r:user_home_t newfolder1

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t embed.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t fevent.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t howtoembed.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t image.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t index_.html

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t index_.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t index.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t info.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t parse.php

drwxr-xr-x root root root:object_r:httpd_sys_content_t pma

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t science.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t sidebarnews.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t sorry.html

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t sorry.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t test.html.txt

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t test.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t video.php

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t web.config

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t welcome.png

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t x.html

-rw-r–r– root root root:object_r:httpd_sys_content_t x.php

terlihat security context pada direktori newfolder1 berbeda.

Setelah direstore menggunakan perintah restorecon -r newfolder1

[root@gedhang-ghoreng ~]# restorecon -r ../html/

hasilnya security context menjadi sama dengan file lainnya, dan kini dapat di akses dari klien web.

Ref: Mat’s Blog

Mengupgrade Versi PHP dari 5.1 ke 5.3 di Centos

Mengupdate PHP dari versi 5.1 ke 5.3

Menampilkan PHP yang terinstall

[root@gedhang-ghoreng]#yum list installed | grep php | cut -d' ' -f1
php.i386
php-cli.i386
php-common.i386
php-ldap.i386
php-mysql.i386
php-pdo.i386

Menguninstall PHP yang ada

[root@gedhang-ghoreng]#yum remove php php-*

Melihat PHP3 yang tersedia

[root@gedhang-ghoreng]#yum search php53 | cut -d' ' -f1 | grep php

Install PHP3

[root@gedhang-ghoreng]#yum install php53 php53-cli php53-common php53-devel php53-gd php53-imap php53-ldap php53-mbstring\
 php53-mysql php53-odbc php53-pdo php53-xml php53-xmlrpc

sampai disini, PHP sudah terinstall.

[root@gedhang-ghoreng]#php -v
PHP 5.3.3 (cli) (built: Jun 27 2012 12:25:37) 
Copyright (c) 1997-2010 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2010 Zend Technologies

Referensi: drup.org

Menyalin isi direktori menggunakan ftp

Menyalin isi direktori menggunakan ftp

 

Ceritanya anda hendak melakukan migrasi server dari server lama ke server baru.

Anda hendak menyalin dari server ke gedhang-kukus.com server gedhang-ghoreng.com, sedangkan anda harus melakukannya dari rumah, dari komputer pribadi anda.

Tentu saja anda harus melakukan dengan cepat dan aman, tanpa ada data yang tercecer. Karena anda dibatasi dengan bandwidth dan waktu.

Hindari penggunaan klik kanan untuk pekerjaan satu ini. Karena akan memakan waktu pada saat proses penyalinan. Kalau anda melakukan hal ini, berarti anda menggunakan resource komputer anda dalam proses penyalinan. Akibatnya jalur yang di lalui data menjadi panjang, dan komputer anda akan bekerja keras.

Disarankan menggunakan aplikasi konsol dari komputer server target yaitu gedhang-ghoreng.com, yang dapat di akses dari komputer pribadi anda menggunakan ssh. Dari server target inilah kita menyalin data dari server sumber (gedhang-kukus.com), dengan perintah wget

 

[root@gedhang-ghoreng ~]#wget -r ftp:://user:password@server

 

keterangan :

 

wget dipergunakan untuk mengambil file menggunakan protokol http, https dan ftp. Parameter -r artinya recursive, yaitu akan dilakukan juga terhadap subfolder di dalamnya. Ftp adalah protokol yang dipergunakan. User adalah nama user ftp komputer sumber (gedhang-kukus.com), password adalah password user ftp. Server adalah ip address server atau nama server yang hendak disalin datanya, beserta direktorinya. Contoh:

 

[root@gedhang-ghoreng ~]#wget -r ftp://puji:damarsi@gedhang-kukus.com/video

 

Pada contoh di atas kita hendak mengambil data dalam folder video di server bernama gedhang-kukus.com dengan protokol ftp, dimana user ftp bernama puji dan password nya adalah damarsi.

Setup web server pada CentOS

Akhirnya aku ketemu lagi dengan CentOS. Kali ini tugas yang kuemban adalah mencoba script PHP di Server CentOS tersebut. Hal yang tidak kuduga adalah ternyata HTTP server , Mysql-server, dan PHP belum terinstal di server tersebut. Ini adalah pekerjaan tambahan yang harus dilalui.

CentOS ketat pada Firewallnya. Tidak seperti Ubuntu, install HTTP Server di Centos perlu pemahaman iptables, jika ingin mengaksesnya dari remote.

Install HTTPD, Mysql-server, dan PHP

Instalasi HTTPD, Mysql-server, dan PHP dapat dilakukan dalam satu perintah sebagai berikut:

[root@gedhang-ghoreng ~]#yum install httpd mysql-server php-mysql

mysql-server harus di set password nya saat pertama kali pemakaian:

[root@gedhang-ghoreng ~]#/usr/bin/mysqladmin -u root password ‘gedhang-ghoreng’

dengan gedhang-ghoreng adalah passwordnya.

Menjalankan HTTPD

Menjalankan HTTPD dilakukan dengan perintah sbb:

[root@gedhang-ghoreng ~]#service httpd start

Cara memeriksa apakah Web Server ini sudah jalan apa tidak ada beberapa macam, bisa dengan perintah ps, netstat, atau dari browser.

Ps adalah aplikasi untuk melaporkan status proses (ps : process status). Aku biasanya menggunakan parameter ax untuk menampilkan proses yang dijalankan di server dengan filter grep.

[root@gedhang-ghoreng ~]#ps -ax|grep httpd

jika perintah di atas menghasilkan output berupa daftar aplikasi yang jalan maka, itulah aplikasi yang jalan di server. Contoh :

6235 ? Ss 0:00 /usr/sbin/httpd

……

Namun tampilan output berikut menandakan aplikasi tidak jalan:

Warning: bad ps syntax, perhaps a bogus ‘-’? See http://procps.sf.net/faq.html

14284 pts/3 S+ 0:00 grep –color=auto httpd

sedangkan netstat dipergunakan untuk mencetak koneksi jaringan, tabel routing, statistik interface, koneksi masquerade dan keanggotaan multicast di layar.

[root@gedhang-ghoreng ~]#netstat -pl

akan menampilkan aplikasi yang jalan dan port/service yang di listen nya

tcp 0 0 *:mysql *:* LISTEN 5993/mysqld

tcp 0 0 *:ssh *:* LISTEN 22697/sshd

tcp 0 0 *:http *:* LISTEN 6235/httpd

tcp 0 0 *:ssh *:* LISTEN 22697/sshd

tcp 0 0 *:https *:* LISTEN 6235/httpd

……

Jadi baik netstat maupun ps menandakan bahwa aplikasi httpd jalan.

Ternyata web tidak dapat diakses oleh browser dari komputer klien.

 

Firewall

Secara default CentOS tidak memperbolehkan akses ke server dari klien (CMIIW). Itulah sebabnya aplikasi web tidak dapat di akses dari browser klien.

[root@gedhang-ghoreng ~]# iptables -L

Chain INPUT (policy ACCEPT)

target prot opt source destination

RH-Firewall-1-INPUT all — anywhere anywhere

Chain FORWARD (policy ACCEPT)

target prot opt source destination

RH-Firewall-1-INPUT all — anywhere anywhere

Chain OUTPUT (policy ACCEPT)

target prot opt source destination

Chain RH-Firewall-1-INPUT (2 references)

target prot opt source destination

ACCEPT all — anywhere anywhere

ACCEPT icmp — anywhere anywhere icmp any

ACCEPT esp — anywhere anywhere

ACCEPT ah — anywhere anywhere

ACCEPT udp — anywhere 224.0.0.251 udp dpt:mdns

ACCEPT udp — anywhere anywhere udp dpt:ipp

ACCEPT tcp — anywhere anywhere tcp dpt:ipp

ACCEPT all — anywhere anywhere state RELATED,ESTABLISHED

ACCEPT tcp — anywhere anywhere state NEW tcp dpt:ssh

REJECT all — anywhere anywhere reject-with icmp-host-prohibited

untuk itu perlu disisipkan rule agar server ini menerima request dari port 80, 443. rule ini harus diletakkan sebelum baris

RH-Firewall-1-INPUT all — anywhere anywhere

jadi menggunakan parameter I (Insert) , bukan A (Append), karena Append akan menambahkan di belakang baris terakhir.

[root@gedhang-ghoreng ~]# iptables -I INPUT -p tcp -m tcp –dport 443 -j ACCEPT

[root@gedhang-ghoreng ~]# iptables -I INPUT -p tcp -m tcp –dport 80 -j ACCEPT

[root@gedhang-ghoreng ~]# iptables -I INPUT -p tcp -m tcp –dport domain -j ACCEPT

[root@gedhang-ghoreng ~]# iptables -I INPUT -p tcp –dport 8080 -j ACCEPT

[root@gedhang-ghoreng ~]# iptables -I INPUT -p udp -m udp –dport domain -j ACCEPT

sehingga hasil akhirnya akan menjadi sbb:

[root@gedhang-ghoreng ~]# i iptables -L

Chain INPUT (policy ACCEPT)

target prot opt source destination

ACCEPT tcp — anywhere anywhere tcp dpt:https

ACCEPT tcp — anywhere anywhere tcp dpt:http

ACCEPT tcp — anywhere anywhere tcp dpt:domain

ACCEPT tcp — anywhere anywhere tcp dpt:webcache

ACCEPT udp — anywhere anywhere udp dpt:domain

RH-Firewall-1-INPUT all — anywhere anywhere

Chain FORWARD (policy ACCEPT)

target prot opt source destination

RH-Firewall-1-INPUT all — anywhere anywhere

Chain OUTPUT (policy ACCEPT)

target prot opt source destination

Chain RH-Firewall-1-INPUT (2 references)

target prot opt source destination

ACCEPT all — anywhere anywhere

ACCEPT icmp — anywhere anywhere icmp any

ACCEPT esp — anywhere anywhere

ACCEPT ah — anywhere anywhere

ACCEPT udp — anywhere 224.0.0.251 udp dpt:mdns

ACCEPT udp — anywhere anywhere udp dpt:ipp

ACCEPT tcp — anywhere anywhere tcp dpt:ipp

ACCEPT all — anywhere anywhere state RELATED,ESTABLISHED

ACCEPT tcp — anywhere anywhere state NEW tcp dpt:ssh

REJECT all — anywhere anywhere reject-with icmp-host-prohibited

[root@gedhang-ghoreng ~]#

Kini web server sudah bisa diakses oleh klien.

network-manager

network-manager mengakibatkan network tidak stabil. Ketika memilih konfigurasi network manual, tombol save disabled. Ketika konfigurasi dilakukan melalui shell, network bisa berfungsi aktif hanya beberapa detik saja, kemudian putus. Setelah menguninstall network-manager, network kembali normal.

supergrub

Supergrub berguna untuk menemukan grub yang hilang/tidak terbaca. Tool ini bootable dan berguna bagi yang bermasalah booting pada Linux

Multiple database pada datamapper (CodeIgniter)

Menggunakan multiple database pada Datamapper:

1. Pada file /application/config/database.php pastikan telah dikonfigurasi group database. Masing-masing group database mewakili database yang dipergunakan dalam aplikasi.
Contoh :
$db['default']['hostname'] = ‘localhost’;
$db['default']['username'] = ‘username1′;
$db['default']['password'] = ‘password1′;
$db['default']['database'] = ‘database1′;

$db['secondg']['hostname'] = ‘localhost’;
$db['secondg']['username'] = ‘username2′;
$db['secondg']['password'] = ‘password2′;
$db['secondg']['database'] = ‘database2′;

2. Pada model yang mengekstensi Datamapper assign nama group pada $db_params
$db_params = ‘secondg’;

//$db_params adalah parameter konfigurasi datamapper

Web Image editors

Image editors you may try

http://www.pizap.com/pizap-app.php

http://www.hetemeel.com/einsteinform.php

http://www.dumpr.net/

http://www.writeonit.org/

http://www.loonapix.com/

http://funny.pho.to/

http://www.photo505.com

http://photofunia.com/

http://www.fakemagazinecover.com

http://www.festisite.com/money

http://funphotobox.com/

http://www.befunky.com/

Icon set gratis

Para web developer dapat mengunduh icon set gratis dari sumberdaya berikut :
1. awwads.com
2. typicons
3. brankic

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.